Manfaat Jeroan: Nutrisi Tersembunyi di Balik Makanan Tradisional

SHARE THIS POST

Jeroan—makanan yang dulu dianggap sebagai pilihan kedua dibandingkan daging otot—kini mulai mendapat perhatian lebih dari pecinta kuliner dan ahli gizi. Banyak yang menghindari jeroan karena dianggap tidak sehat, padahal organ dalam seperti hati, jantung, dan ginjal memiliki kandungan nutrisi yang luar biasa.

Mengetahui manfaat jeroan dan rahasia di baliknya dapat membantu kita memanfaatkannya dengan lebih bijak dalam pola makan sehari-hari. Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang jeroan, mulai dari kandungan gizinya hingga cara terbaik untuk mengolahnya agar tetap sehat dan lezat.


pexels izafi 18606624
Ilustrasi. Hati sapi segar
Foto: Doğan Alpaslan Demir – Pexels

Apa Itu Jeroan?

Secara sederhana, jeroan adalah organ dalam hewan yang dapat dikonsumsi. Beberapa jenis jeroan yang umum dikonsumsi di berbagai belahan dunia antara lain:

  • Hati – Kaya akan zat besi, vitamin A, dan vitamin B12.
  • Jantung – Sumber Koenzim Q10 (CoQ10) yang baik untuk kesehatan jantung.
  • Ginjal – Mengandung selenium dan glutathione yang baik untuk detoksifikasi.
  • Lidah – Teksturnya lembut dan kaya akan lemak sehat.
  • Paru-paru – Memiliki kandungan protein tinggi dengan sedikit lemak.

Jeroan sering kali diolah menjadi berbagai hidangan tradisional, seperti sup hati, soto babat, atau bahkan pâté di masakan Eropa.


Manfaat Jeroan bagi Kesehatan

Menurut informasi yang berkembang, jeroan tidak baik bagi kesehatan. Namun ternyata ada banyak manfaat jeroan bagi kesehatan!

1. Kandungan Nutrisi yang Tinggi

Jeroan adalah sumber nutrisi yang kaya dibandingkan dengan daging biasa. Beberapa kandungan utamanya meliputi:

  • Protein berkualitas tinggi – Mendukung pertumbuhan dan perbaikan jaringan.
  • Vitamin K2 – Berperan dalam kesehatan tulang dan jantung.
  • Koenzim Q10 – Membantu produksi energi seluler.
  • Glutathione – Antioksidan kuat yang mendukung proses detoksifikasi tubuh.
Baca Juga:  Kenapa Anxiety dan GERD Sering Terjadi Bersamaan?

2. Manfaat Spesifik Berdasarkan Jenis Jeroan

Jenis JeroanManfaat Utama
HatiKaya vitamin A, baik untuk mata dan sistem imun.
JantungSumber CoQ10, mendukung kesehatan kardiovaskular.
GinjalMengandung selenium, baik untuk kesehatan tiroid.
ParuTinggi protein dengan kadar lemak rendah.

3. Perbandingan dengan Sumber Protein Lain

Dibandingkan dengan daging otot seperti ayam atau sapi, jeroan memiliki konsentrasi mikronutrien yang jauh lebih tinggi. Sebagai contoh, hati mengandung lebih banyak zat besi dan vitamin B12 dibandingkan daging sapi biasa, menjadikannya pilihan terbaik bagi mereka yang mengalami anemia.


800px Soto Babat 2 1
Ilustrasi. Soto babat, salah satu kuliner yang menggunakan jeroan sebagai bahannya.
Foto: Wikimedia Commons

Rahasia Jeroan yang Belum Banyak Diketahui

Belum banyak tahu rahasia yang menjadi manfaat jeroan. Beberapa zat penting bagi tubuh terkandung di dalam jeroan.

  1. Vitamin K2 dalam Jeroan. Vitamin K2 memainkan peran penting dalam metabolisme kalsium, membantu mencegah pengerasan arteri dan osteoporosis.
  2. Koenzim Q10 untuk Energi Sel. CoQ10 sangat penting bagi produksi energi di dalam tubuh dan sering direkomendasikan untuk kesehatan jantung.
  3. Glutathione untuk Detoksifikasi. Sebagai salah satu antioksidan terkuat, glutathione membantu melindungi tubuh dari radikal bebas dan toksin.
  4. Jeroan dalam Kuliner Dunia. Dari haggis di Skotlandia hingga menudillo di Meksiko, jeroan adalah bagian tak terpisahkan dari berbagai masakan tradisional.

Cara Memilih Jeroan

Agar mendapatkan manfaat jeroan yang baik bagi kesehatan, perlu memilih jeroan yang segar dan berwarna merah.

1. Ciri-Ciri Jeroan Segar

  • Warna cerah dan tidak pucat.
  • Tekstur elastis, tidak lembek atau berlendir.
  • Aroma segar, tidak berbau tajam atau amis.

2. Tips Membeli Jeroan Berkualitas

  • Pilih jeroan dari hewan yang dipelihara secara organik atau grass-fed.
  • Beli di pasar atau tukang daging terpercaya yang menjual produk segar.
  • Simpan jeroan dalam suhu dingin atau freezer untuk menjaga kesegarannya.
Baca Juga:  Manfaat Bersepeda yang Jarang Diketahui

Rendang hati
Ilustrasi. Rendan hati sapi
Foto: wikimedia Commons

Cara Mengolah dan Mengonsumsi Jeroan

Cara pengolahan dan konsumsi juga perlu diperhatikan agar mendapatkan manfaat jeroan yang baik untuk tubuh.

1. Metode Memasak yang Sehat

Untuk mendapatkan manfaat jeroan bagi kesehatan tanpa risiko tambahan, beberapa metode memasak yang direkomendasikan adalah:

  • Direbus atau dikukus untuk mempertahankan nutrisi.
  • Dipanggang dengan suhu rendah untuk menjaga keutuhan lemak sehat.
  • Ditumis dengan minyak sehat seperti minyak zaitun atau mentega.

2. Resep Jeroan Sehat

Berikut adalah resep sederhana dan sehat menggunakan jeroan:

Tumis Hati Sapi dengan Bawang Putih

Bahan:

  • 200g hati sapi, potong tipis
  • 3 siung bawang putih, cincang
  • 1 sdm minyak zaitun
  • Garam dan lada secukupnya

Cara memasak:

  1. Panaskan minyak zaitun di wajan.
  2. Tumis bawang putih hingga harum.
  3. Masukkan hati sapi dan masak selama 5-7 menit.
  4. Tambahkan garam dan lada, lalu sajikan hangat.

3. Tips Mengurangi Risiko Kontaminasi

  • Pastikan jeroan dicuci bersih sebelum dimasak.
  • Hindari konsumsi mentah atau setengah matang untuk menghindari bakteri berbahaya.
  • Gunakan peralatan masak yang bersih dan terpisah dari bahan lain.

Jeroan bukan hanya makanan tradisional, tetapi juga sumber nutrisi yang luar biasa. Dengan kandungan seperti vitamin K2, CoQ10, dan glutathione, jeroan memiliki manfaat kesehatan yang tak kalah dengan daging lainnya.

Untuk mendapatkan manfaatnya, penting untuk memilih jeroan yang segar, memasaknya dengan metode sehat, serta mengonsumsinya dalam jumlah yang seimbang. Dengan memahami rahasia di balik jeroan, kita dapat menjadikannya bagian dari pola makan yang lebih sehat dan bergizi.